- Back to Home »
- Keindahan Aurora Yang Misterius
Posted by : Unknown
Kamis, 05 April 2012

Tahukah kamu aurora itu apa..? Aurora merupakan pancaran
yang menyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet akibat dari sebuah
interaksi medan magnetik yang ditimbulkan dari planet tersebut.
Hasil penelitian
ilmuwan dari Massachusets Institute of
Technology, yang dipublikasikan dalam
Nature Physics, semakin membuka wawasan tentangpembentukan aurora.
Secara umum, aurora terbentuk ketika partikel energetik dari badai Matahari
menumbuk molekul di atmosfer menghasilkan foton cahaya. Lewat hasil penelitian,
mekanisme yang lebih detail diuraikan.
Pembentukan aurora
terkait dengan adanya gerak elektron yang dipercepat di area magnetotail, yakni
bagian medan magnet Bumi yang "mengembang" saat badai Matahari
menumbuk Bumi. Area magnetik yang mengembang menyimpan energi persis seperti
karet yang diregangkan. Energi bisa dilepas persis seperti karet gelang yang
bisa ditembakkan ke arah tertentu. Temukan informasi unik lainnya hanya di :
Klik > Kumpulan 7 Informasi Unik Dan Menarik
Gerak elektron dengan
kecepatan tinggi juga dimungkinkan karena adanya magnetotail yang besar.
Ilmuwan memperkirakan, magnetotail yang ada seribu kali lebih besar dari yang
diperkirakan. Energi yang dilepaskan itulah yang mempercepat gerak elektron
menuju Bumi. Ketika elektron menumbuk lapisan atas atmosfer Bumi, foton cahaya
pun tercipta menghasilkan aurora.
"Orang berpikir
area ini kecil. Kami berhasil menunjukkan bahwa area ini bisa sangat besar dan
sanggup mempercepat gerak elektron," kata Jan Egedal, pimpinan penelitian,
seperti dikutip Space.
Untuk mendapatkan
hasil penelitian ini, Egedal dan rekannya menganalisis data yang diambil oleh
beberapa wahana antariksa, misalnya wahana Cluster milik Eurpean Space Agency
(ESA).
Ilmuwan juga
menggunakan superkomputer yang disebut Kraken. Superkomputer itu memiliki
112.000 prosesor yang bekerja secara pararel. Para ilmuwan memakai 25.000
prosesor selama 11 hari untuk mengamati 180 miliar partikel simulasi yang bisa
menunjukkan gerak elektron.
source: space.com, kompas.com
